Jumat, 19 Desember 2014

S 317 JA



Seberapa menyakitkannya jadi dirimu, Hatiku? 
Berkali-kali dipatahkan. 
Beribu-ribu kali dihantui pengharapan.
Bertahanlah beberapa jenak. Duduk. 
Akan kuisi cangkirmu dengan teh hangat. 
Perjalanan ini belum ada separuhnya.
Masih ada banyak batu dan kerikil yang harus kita lewati bersama.
Sakitkah ketika beberapa manusia menusukmu dengan belati tak kasat mata? 
Berapa lama waktu yang kau butuhkan untuk mengeringkan lukanya?
Untukmu kadang aku menangis tak henti-henti. 
Merasa pilu dan ikut tersakiti. 
Kalau kau ingin menghentikan perjalanan ini karena lelah, p
ercayalah aku pun sama lelahnya denganmu. 
Aku ingin berhenti di sini saja. 
Aku ingin berhenti memercayai harapan-harapan yang belum tentu nyata. 
littlerainnote_


Tidak ada komentar:

Posting Komentar