Seberapa menyakitkannya jadi dirimu, Hatiku?
Berkali-kali
dipatahkan.
Beribu-ribu kali dihantui pengharapan.
Bertahanlah beberapa jenak. Duduk.
Akan kuisi cangkirmu
dengan teh hangat.
Perjalanan ini belum ada separuhnya.
Masih ada banyak batu
dan kerikil yang harus kita lewati bersama.
Sakitkah ketika beberapa manusia menusukmu dengan belati tak
kasat mata?
Berapa lama waktu yang kau butuhkan untuk mengeringkan lukanya?
Untukmu kadang aku menangis tak henti-henti.
Merasa pilu dan
ikut tersakiti.
Kalau kau ingin menghentikan perjalanan ini karena lelah,
p
ercayalah aku pun sama lelahnya denganmu.
Aku ingin berhenti di sini saja.
Aku
ingin berhenti memercayai harapan-harapan yang belum tentu nyata.
littlerainnote_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar